Recent Posts

Lewat Drama Adu Pinalti, STAIN Bengkalis Pertahankan Juara

Bengkalis – Turnamen sepak bola STAIN CUP III antar Mahasiswa dan pelajar yang di taja oleh STAIN Bengkalis tahun 2018 secara resmi ditutup. Kamis, 20/09/2018

Laga final merebutkan juara utama antara STAIN Bengkalis A melawan Polbeng A ini berakhir imbang 1 – 1 dan dimenenangkan oleh STAIN Bengkalis A Setelah melewati adu pinalti yang sangat menegangkan.

Pada kegiatan final ini dihadiri oleh Penggiat Olahraga kabupaten Bengkalis Drs. H. Arianto, MP, perwakilan dari Polsek Bengkalis, Wakil ketua III STAIN Bengkalis Wira Sugiarto, S. IP, M. Pd. I, Sekretaris P3M STAIN Bengkalis, Ketua Jurusan dilingkungan STAIN Bengkalis, ketua Prodi STAIN Bengkalis, dosen STAIN Bengkalis dan ratusan penonton yang ikut memeriahkan STAIN CUP III tahun 2018.

Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Samsul Nizar, M. Ag dalam hal ini di wakili oleh wakil ketua III STAIN Bengkalis, Wira Sugiarto, S. IP, M. Pd. I Menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana dan peserta yang sudah berkontribusi sehingga terlaksananya kegiatan ini.

” STAIN Bengkalis lewat kegiatan Ormawa akan berupaya konsisten untuk terus menyelenggarakan turnamen bola kaki, maka atas nama seluruh civitas akademika agar ini terus di dukung oleh seluruh elemen yang peduli dengan perkembangan olahraga sepak bola ini, karena kita meyakini anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa dan perlu penyaluran yang tepat.” ungkapnya

“Saya berharap kedepannya setelah kegiatan ini silaturahmi antar mahasiswa dan pelajar tetap terjalin dengan baik.” harapannya.

“Setelah melihat kondisi STAIN CUP III ini sukses, mungkin kedepannya akan diadakan STAIN CUP IV yang ranahnya tidak lagi Se-Kabupaten Bengkalis akan tetapi Se-Provinsi Riau bahkan bisa kita buat tingkat Nasional, dan ini menjadi kado spesial di Milad ke 4 STAIN Bengkalis” tutupnya

MENGUASAI TANPA FAHAM

Oleh : Samsul Nizar

Terbersit judul tidak relevan dan tidak ilmiah. Hanya saja, terkadang manusia modern acapkali memilih yang tidak relevan dan tidak ilmiah. Namun, substansi yang utama mengambil pelajaran dari suatu kisah.

Tersebut kisah disebuah hutan belantara yang lebat. Hampir semua binatang hidup di dalamnya. Datanglah sekelompok ilmuan memasuki hutan tersebut untuk tujuan ilmiah. Karena medan yang masih perawan, maka sekelompok ilmuan menggunakan mobil terbaru yang familiar dengan kondisi alam yang demikian.

Sesampainya di dalam hutan, para ilmuan tersebut bergegas dengan tujuan ilmiahnya. Menyadari kondisi hutan dan tujuan yang akan dicapai, mobil yang mereka gunakan terpaksa harus ditinggalkan di tengah hutan. Mereka berjalan menelusuri hutan mencari objek kajian ilmiah yang mereka ingin dapatkan.

Mereka berpikir, mobil yang ditinggalkan akan aman karena hutan yang tak pernah disentuh oleh manusia. Landasan logika mereka sangat rasional.

Namun, logika rasional ilmuan ternyata keliru. Sepeninggal mereka menelusuri lebatnya hutan, ternyata datanglak kawanan monyet yang saling

berebut dan ingin menguasai mobil yang ditinggalkan. Kawanan monyet tak segan-segan saling berebut dan saling menyakiti sesamanya untuk bisa menguasai mobil tersebut. Muncul sifat utama monyet yang tak rasional nan serakah. Padahal, tak satupun dari kawanan monyet sadar bahwa meski mereka menang menguasai mobil tersebut, mereka tak terpikir apakah mereka bisa membawa (mengemudi) dan mengoperasionalkan mobil tersebut. Yang ada dalam pikirannya hanya sekedar menguasai tanpa sadar atas ketidakmampuannya menjalankan mobil. Bagi mereka, yang terpenting menguasai mobil tanpa peduli apakah mampu menggunakan dan menjalankan mobil. Sungguh kasihan kawanan monyet tersebut. Saling berebut sesuatu (bahkan dengan saling menyakiti) tapi tak sadar bahwa mereka tak mampu menjalankanya setelah menguasai sesuatu.

Sungguh pesan yang multi tafsir dan perlu jadi renungan bagi kita semua agar tidak terjebak pada keinginan memperebutkan dan menguasai sesuatu, tanpa sadar ketaktahuan setelah menguasainya.

Wa Allahua’lam bi al-shawwab.

Bengkalis, 15 September 2018

Jelang PKM Palembang, STAIN Bengkalis Lakukan Berbagai Persiapan

STAIN Bengkalis – Menjelang Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang tidak beberapa lama lagi akan dilaksanakan di palembang, STAIN Bengkalis lakukan berbagai persiapan. Kamis, 14/09/2018.

Pekan Kreatifitas mahasiswa merupakan kegiatan mahasiswa PTKIN yang kali ini dilaksanakan di UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera selatan di ikuti oleh 22 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Sumatra.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan oktober mendatang ini, terdapat 30 cabang pertandingan yang akan di tandingkan. Diantaranya panjat dinding, lempar pisau, futsal,dan banyak lagi.

STAIN Bengkalis akan mengutus 46 orang, yang terdiri dari 36 orang peserta serta 10 oficial dan pelatih.
Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Samsul Nizar, M. Ag dalam hal ini diwakili oleh wakil ketua III bidang kemahasiswaan dan kerja sama, Wira Sugiarto, S. IP, M. Pd. I menyatakan bahwa, kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menyalurkan bakat mahasiswa.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dibuat untuk mahasiswa PTKIN Se – Sumatra dengan tujuan untuk menyalurkan bakat dan minat mahasiswa diberbagai bidang.” ungkapnya

“Kami civitas Akademika STAIN Bengkalis memberikan suport dan dukungan penuh kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan-kegiatan yang bernilai positif. Karena selain bisa meningkatkan prestasi untuk dirinya sendiri bisa juga bermanfaat buat orang lain melalui pengalaman yang pernah ia dapatkan.” Tutup wira

Kapolsek Pimpin Upacara Pembukaan STAIN CUP III Cabang Bola Kaki

STAIN Bengkalis – Dalam rangka menyalurkan bakat dan minat mahasiswa STAIN Bengkalis khususnya di bidang olah raga, STAIN Bengkalis laksanakan STAIN CUP III cabang bola kaki antar mahasiswa dan pelajar Sekabupaten Bengkalis. Jumat, 14/09/2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di Stadion Muhammad Ali ini diikuti oleh 16 Tim yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar yang berada di kabupaten Bengkalis. Kegiatan yang di buka oleh Kapolsek Bengkalis, AKP Maitertika ini hadiri oleh, Wakil Ketua III STAIN Bengkalis, seluruh civitas Akademika STAIN Bengkalis, ormawa STAIN Bengkalis dan Seluruh peserta STAIN CUP III cabang sepak bola.

Dalam sambutannya, Kapolsek Bengkalis Akp Maitertika menyampaikan terima kasih kepada STAIN Bengkalis yang telah melaksanakan kegiatan ini. “Jadikan STAIN CUP III ini sebagai ajang silaturahmi dan wadah untuk menyalurkan bakat dan kemampuan olahraga kita semua khususnya dicabang bola kaki.”ungkapnya

“Saya berharap dalam ajang ini berjalan dengan baik dan senantiasa dalam suasana aman serta selalu kondusif tidak ada yang namanya pergaduhan dalam bentuk apapun.”

Harapnya Ketua STAIN Bengkalis, Prof. Dr. H. Samsul Nizar, M. Ag dalam hal ini diwakili wakil ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama saat ditemui dilapangan mengucapkan selamat datang kepada para peserta STAIN CUP III cabang sepak bola STAIN Bengkalis.

“Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antar mahasiswa dan pelajar sekabupaten Bengkalis. Kegiatan ini juga dibuat sebagai wadah bagi mahasiswa dan pelajar untuk menyalurkan minat dan bakatnya khususnya di bidang olah raga cabang sepak bola.” ungkapnya

“Kami berharab kegiatan ini berjalan dengan baik, aman dan damai. Sehingga ditahun depan bisa kita laksanakan STAIN CUP IV yang lebih baik lagi dan dalam ranah yang juga lebih besar lagi, mungkin bisa kita laksanakan Se- Provinsi Riau bahkan Se- Sumatra.” harapnya

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk selalu mensuport mahasiswa dalam kegiatan yang positif untuk menggapai prestasibya masing-masing.” tutupnya