Home / BERITA | KAMPUS / KETUA STAIN BENGKALIS TAMPIL SEBAGAI NARASUMBER SEMINAR NASIONAL DI UIN YOGYAKARTA.

KETUA STAIN BENGKALIS TAMPIL SEBAGAI NARASUMBER SEMINAR NASIONAL DI UIN YOGYAKARTA.

Humas STAIN Bengkalis, 3 Nopember 2018 – Ketua STAIN Bengkalis menjadi narasumber seminar nasional mengangkat tema “Pemuda dan Bela Negara” yang digelar oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tanggal 1-3 Nopember 2018. Mengusung makalah “Bela Negara di Daerah Perbatasan”, Prof. Samsul Nizar dalam paparannya menyatakan bahwa paradigma Presiden Jokowi dengan membangun daerah terluar dan berada diperbatasan merupakan prioritas utama, perlu didukung. Pembangunan
daerah perbatasan yang seyogyanya menjadi wajah indah NKRI harus menjadi prioritas utama. Bila hal ini dilakukan, maka negara tetangga akan melihat Indonesia dalam perspektif yang positif.

Selama ini, wilayah perbatasan belum maksimal dalam wajah yang ideal. Akibatnya, infrastruktur dan media informasi daerah perbatasan menjadi tertinggal di
banding negara tetangga. Kondisi ini mengakibatkan muncul sikap minder complex dan pandangan yang “menyepelekan” bangsa Indonesia.

Hal ini seirama dengan paparan Jenderal (Purn) Dr. Wiranto (Menkopulhukam) dalam orasinya, bahwa sebelum ini informasi media dan ekonomi daerah perbatasan sangat tergantung dengan negara tetangga. Untuk itu, saat ini pembangunan daerah perbatasan harus diutamakan.

Dalam paparannya, Prof. Samsul Nizar menyatakan bahwa media penangkal masuknya faham radikal, ilegal fishing, ilegal traficking, narkoba yang banyak terjadi di daerah perbatasan bisa dilakukan dalam 2 bentuk pendekatan, yaitu : (1) media pendidikan. Peran lembaga PT, khususnya berbasis agama memegang peranan strategis. Transformasi sejarah bangsa Indonesia perlu disajikan dengan pendalaman makna edukasi yang dapat menumbuhkan kebanggaan generasi muda sebagai bangsa Indonesia. (2) media budaya menampilkan makna substansi bahwa
budaya yang ada di negara tetangga sesungguhnya berasal dari budaya Indonesia (nusantara). Budaya nusantara harus diwariskan pada generasi muda untuk
membentengi pengaruh budaya negatif dan sekaligus membangun kebanggan generasi atas ketinggian budaya bangsa Indonesia.

Selain ketua STAIN Bengkalis, hadir sebagai pemakalah pada sesi bersama Menkopulhukam adalah Dr. Ibnu Elmi S. Pelu (rektor IAIN Palangkaraya) dan Dr. Idrus Alhamid (rektor IAIN Fattahul Muluk Papua). Seminar nasional ditutup secara resmi oleh Menkopolhukam. Sukses UIN Sunan Kalijaga yang mentaja seminar nasional tentang Pemuda dan Bela Negara. Jayalah NKRI. Barakallah..

Yogyakarta, 3 Nopember 2018

About Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *